img

Perjalanan Panjang Meraih Magister Manajemen diantara Pandemic dan kesibukan sebagai General Manager

Penulis : Iwan Rismawardani, SE.,MM.,CHA / Ketua IHGMA DPD Jawa Barat

Bandung, ihgma.com – Berawal dari  salah satu tujuan organisasi IHGMA  ( Indonesia Hotel General Manager Association )  untuk meningkatkan kualitas kompetensi sumber daya manusia para General Manager Hotel di seluruh Indonesia di awal berdirinya IHGMA tahun 2016,  Ketua IHGMA DPD Jawa barat, Iwan Rismawardani SE.,MM.,CHA  menginisiasi melakukan kerja sama dengan Universitas Winaya Mukti Bandung.

Dari  pihak Universitas Winaya Mukti Bandung diwakili oleh Drs. Rohyan Sosiadi, M,Pd  membuat kerjasama dengan DPD IHGMA Jawa Barat untuk dapat memfasilitasi para GM untuk dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang sarjana.

Pendataan para anggota IHGMA DPD Jawa Barat pun di buka saat itu tercatat ada 25 anggota yang berminat untuk melanjutkan ke perguruan tinggi  lalu dibuat kesetaraan bagi yang sudah D III  mengikuti  mata kuliah  sesuai SKS yang diperlukan, begitu pula dengan yang meraih D II, lebih banyak perkuliahan nya karena harus memenuhi SKS yang sudah ditetapkan.

Pihak Universitas Winaya Mukti mengemas paket perkuliahan dengan sangat menarik, lebih banyak kepada bedah kasus, analisa kasus-kasus yang terjadi dilapangan dihubungkan dengan ilmu perkulihan yang diberikan. Semua ini menjadikan kami sangat bersemangat untuk penyelesaikan target menjadi Sarjana .

Dengan berjalannya waktu kami menyelesaikan perkulian S1 dan menjalani sidang Ujian Penelitian bisa dibayangkan ditengah kesibukan kami sebagai General Manager, kami harus dapat mengatur waktu antara tugas pekerjaan dan tugas sebagai mahasiswa sehingga membutuhkan waktu lebih untuk berkonsentrasi kepada dua fokus yang sama-sama penting.

Saat sidang Ujian Penelitian, disitulah kami baru mengetahui  dan menjalankan proses proses bahwa untuk menjadi Sarjana itu tidak mudah, merubah pola pikir, memecahkan masalah lebih effisien dan sistimatis saat itu kami sangat kecil dan tidak mengerti apa-apa karena begitu luasnya  keilmuan-keilmuan yang belum kami pelajari.

Foto: General Manager dari DPD IHGMA Jabar bersama mahasiswa lainnya saat graduation (Doc: Iwan Rismawardani, SE.,MM.,CHA/ Ketua IHGMA DPD JAWA BARAT)

Menjalani sidang uji penelitian rasanya sangat tegang karena baru pertama kali  dan belum pernah kami jalani. Kami berpikir lebih mudah untuk menghadapi tamu complaint berat dari pada menjalani sidang seperti ini. Kebahagian pun hadir saat kami dinyatakan lulus.

Ini baru tahapan pertama untuk menghadapi sidang berikutnya, yakni sidang akhir skripsi yang kami ajukan untuk kembali di uji didepan Pak Dekan dan para penguji. Ternyata lebih tegang lagi karena saat pengumuman kelulusan sidang kami dipanggil satu persatu sementara yang belum terpanggil  masih bertanya-tanya apakah lulus atau tidak.  Akhirnya  semua  mahasiswa para GM dinyatakan lulus program Sarjana, Alhamdulilah Ya Alloh kami diberikan keleluasan waktu  mendapatkan tambahan ilmu untuk kami amalkan kelak.

Foto: General Manager dari DPD IHGMA Jabar bersama mahasiswa lainnya saat graduation (Doc: Iwan Rismawardani, SE.,MM.,CHA/ Ketua IHGMA DPD JAWA BARAT)

Setelah mendapatkan gelar sarjana, target kami berikutnya adalah mengikuti program Pasca Sarjana kali ini tidak diikuti dengan 25 orang karena ada beberapa teman GM yang masih menunda untuk melanjutkan dikemudian hari.

Perkuliahan di Pasca Sarjana lebih dipadatkan lebih kepada bobot materi perkuliahan untuk menunjang kelengkapan SKS setiap mata perkuliahan, kemasan perkuliahan masih kepada pola diskusi, brain storming dan study kasus serta pemecahannya.

Menjalani perkuliahan  saat itu  dijalani cukup berat dengan adanya pandemic  covid 19, melumpuhkan semua sendi kehidupan manusia didunia termasuk kami para General Manager Hotel karena kami bekerja di industri yang paling terdampak terlebih dahulu dibandingkan dengan industri lainnya.

Saat pandemic mulai bulan Februari 2020  sudah nampak tanda-tanda bisnis menurun drastis, pembatalan-pembatalan reservasi baik kamar, penyelenggaraan meeting, workshop, pernikahan, pameran, perjalanan serta semua  bisnis yang kaitannya dengan akomodasi semua hancur lebur tanpa ada prediksi sebelumnya.

Semua lini kehidupan mengalami kehancuran, hotel hotel tutup, merumahkan semua karyawannya, tidak ada penghasilan, begitu pula dengan kegiatan penyelesaian target Pasca Sarjana  semua ditunda.

Saat itu kami semua berjuang sementara untuk bertahan hidup karena harus tetap berada dirumah dan tidak berpenghasilan. Hikmah dibalik Pandemik saya mendapatkan hikmah yang luar biasa karena bisa mendapatkan bisnis lainnya dan  memperoleh rejeki yang luar biasa karena tidak ada pilihan kita harus tetap bertahan untuk memerangi dan memutus mata rantai virus covid-19.

Berjalannya waktu dalam masa pandemic sampailah kami menjalani Sidang Ujian Penelitian Tesis disisi lain bagi seorang GM Aktif tetap harus memikirkan revenue walaupun di saat dimasa Pandemic.

Bagi GM yang non aktif banyak pikiran yang campur baur antara kuliah dan mencari nafkah karena untuk menyelesaikan sebuah tesis  juga membutuhkan biaya. kesibukan kami untuk bertemu dengan dosen pembimbing  kami jalani semuanya dengan sabar dan tawakal  karena kebaikan dari pihak Universitas Winaya Mukti serta budi baik  Dekan FEB  Bapak. H. Dr. Deden Komar Priatna, ST., SIP., MM., CHRA dan juga Ketua Prodi Pasca Sarjana Prof.Dr. H. Nandan Limakrisna., Ir., MM  serta yang terakhir Drs. Rohyan Sosiadi, M,Pd yang selalu memberi dukungan dan kemudahan  yang luar  biasa kepada kami semua yang bisa dipanggil  Kelas GM.

Sampailah kami kepada sidang  akhir ujian tesis  dan  kami ucapkan Alhamdulillah karena semua mahasiswa dengan latar belakang General Manager dinyatakan Lulus  dengan hasil memuaskan dan berhak meraih gelar Magister Manajemen.

Terima Kasih yang tak terhingga kami ucapkan kepada semua pihak yang sudah banyak mendukung kami semua dengan kelas GM dari Fakultas Ekonomi & Bisnis Universitas Winaya Mukti Bandung serta tidak lupa mengucapkan terima kasih kepada Ibu Rektor Prof. Dr., Hj,. Ai Komariah., IR., MS Yang telah berkenan hadir untuk menjadi penguji kami semua saat pengujian tesis.